scene ini diambil dari Pathetique Prelude yang menurut Lady Gaga, judul dari prelude ini diambil dari salah satu karya Beethoven. Set dari scene ini adalah klinik mental/psikilogi. Banyak yang mengira bahwa set ini adalah Rumah Sakit ataupun klinik aborsi. tapi menurut kami, di scene tersebut terlihat bahwa lantainya memakai karpet, sedangkan lantai rumah sakit tidak memakai karpet, dan Lady Gaga sendiri juga menyebutkan bahwa tempat tersebut adalah “Clinic Physcology” di monologue pada prelude ini.
pada scene ini, Lady Gaga mengatakan “And that girl on the left, she ordered gummy bears and a knife a couple of hours ago. They only gave her the gummy bears. I’d wished they’d only given me the gummy bears…”, yang menurut kami, Lady Gaga mereferensikan kata “they” untuk labelnya (Def Jam) yang memecat Gaga. sedangkan “gummy bears” dan “knife” merupakan metamorfosis bahwa perempuan yang duduk disebelah kiri Lady Gaga mendapatkan “gummy bears” atau diterima oleh label tersebut (Def Jam), tetapi Lady Gaga mendapatkan “knife” dari label Def Jam yang maksudnya adalah dipecat dari label tersebut.
selanjutnya di scene ini, terlihat di punggungnya Gaga terdapat beberapa luka dan luka-luka ini merupakan metamorfosis dari “knife” yang diberikan oleh Def Jam. di scene ini, suster memanggil Lady Gaga “Morphine Princess”, yang menurut kami ini mengatakan bahwa Lady Gaga masuk ke klinik psikologi ini karena “drug abuse”. di akhir scene klinik ini, muncul efek berwarna putih, musik piano yang dramatis yang berarti scene klinik tersebut merupakan flashback dan Gaga sedang menceritakan kembali apa yang terjadi pada dirinya pada saat-saat depresinya tersebut.
pada scene ballet ini, Lady Gaga mengatakan pada MTV bahwa “it was intensely important to me that it not be too beautiful”, The ballet sequence is “twisted and strange,” dan “I was never the perfect dancer, I was always the broken bird in the background. The video is about the broken bird being brought to the front of the class.”, jadi di scene ini mengintrepretasikan bahwa Lady Gaga bukan seorang penari yang sempurna.
di scene ini, Lady gaga berada di apartemennya dan sedang menerima telepon dari Manajernya, dan manajer tersebut memberitahu bahwa Lady Gaga dipecat dari Def Jam.
di scene ini, Lady Gaga sangat depresi dan sedih ketika dia dipecat dari Def Jam.
di scene ini, dengan rambut blonde, Lady Gaga menuju ke tempat latihan menari, dan mencoba membangun kembali karirnya sebagai artis.
di scene ini, ada beberapa mobil yang diledakan dan kemudian Lady Gaga menaiki salah satu mobil. Mobil ini merupaka metamorfosis dari “pilihan hidup” atau “karir” yang Lady Gaga pilih. Lady Gaga pernah mengatakan bahwa album Born this Way merupakan “vehicle” atau kendaraan untuk suaranya (atau yang dimaksud adalah karirnya dalam bermusik/sebagai penyanyi). Di cover album dari Born This Way, Lady Gaga bertansformasi sebagai “kendaraan” motor.
beberapa mobil yang diledakan oleh Lady Gaga merupakan metamorfosis bahwa Gaga tidak memilih “karir” tersebut sebagai pilihannya. sebelum Lady Gaga memutuskan untuk menjadi artis, dia pernah menjadi DJ, pelayan dan bekerja di bar. Lady Gaga tidak memilih kendaraan-kendaraan (pilihan karir) tersebut dan meledakan dan memilih salah satu mobil sebagai kendaraannya, yaitu pilihan tersebut adalah sebagai artis.
di scene ini, Lady Gaga melakukan latihan menari dengan penari-penarinya sebelum dia memulai debut karirnya sebagai penyanyi pop.


di scene ini, Lady Gaga terlihat sibuk mengangkat barang-barang dan pindah apartemen. Lady Gaga juga membuang obat-obatan yang pernah hampir membahayakan dirinya ke toilet. Lady Gaga juga terlihat senang di scene ini.
di scene ini, Lady Gaga telah mendapatkan “fame” dan record deal yang sangat diinginkan oleh Lady Gaga di Interscope Records.
di scene ini Lady Gaga terlihat membakar dirinya. Lady Gaga menghubungkan dirinya seperti burung Phoenix. burung phoenix membakar dirinya dan kemudian lahir kembali dari abunya sendiri tersebut. sama seperti burung phoenix, Lady Gaga “membakar dirinya” dengan melakukan drug abuse dan melalui masa-masa yang menyedihkan ketika dipecat dari Def Jam, dan kemudian Gaga “lahir” kembali dengan membangun karirnya kembali di Interscope Records dan kemudian merilis album debutnya “The Fame”.
Lagu Marry The Night ini terinspirasi dari kisah hidup Lady Gaga, bagaimana dia melalui masa-masa gelapnya (The Night) dan menerima (Marry) masa-masa gelapnya tersebut dan Lady Gaga ingin ““So I guess what the video is asking from all of you is to bare your struggles very close to your heart and have them be a part of you that you’re proud of, as opposed to something that you’re ashamed of.”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar