Pihak promotor dan berbagai instansi pemerintahan akan menggelar
sosialisasi mengenai konser Lady Gaga. Si 'Mother Monster' dipastikan
akan tampil sesuai dengan budaya Indonesia.
Promotor konser Lady Gaga, Big Daddy mengirimkan surat undangan. Kamis (24/5/2012). Dalam surat tersebut pihaknya
mengundang media untuk meliput jalannya sosialisasi mengenai
pelaksanaan konser tersebut.
"Bahwa sesuai dengan hasil rapat
koordinasi instansi terkait mengenai pelaksanaan konser 'Lady Gaga' pada
tanggal 24 Mei 2012 di Kantor Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi
DKI Jakarta yang dihadiri oleh Dinas Pariwisata Provinsi DKI Jakarta,
Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi DKI Jakarta, Polda Metro
Jaya, Kementrian Politik Hukum Keamanan, Kementrian Pariwisata,
Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta dan Komisi Penilai Kegiatan Hiburan Daerah
yang meminta kami selaku pihak promotor konser 'Lady Gaga' untuk
melakukan sosialisasi terkait dengan tata cara konser Lady Gaga di
Indonesia," tulisnya.
Sosialisasi tersebut akan digelar di
kawasan Senayan, Jumat 25 Mei 2012. Pihak promotor juga mengaku akan
menyesuaikan penampilan pelantun 'Born This Way' itu.
"Big Daddy
selaku promotor konser akan mensosialisaikan tata cara Lady Gaga pada
saat konser di Jakarta nanti, pihak promotor akan menyesuaikan
penampilannya pada saat konser sesuai dengan budaya bangsa Indonesia,"
terangnya.
Jumat, 25 Mei 2012
Promotor Lady Gaga Gelar Jumpa Pers Mendadak dan Singkat
Pihak promotor Lady Gaga, Big Daddy akhirnya buka suara dengan mengelar
jumpa pers pagi ini di Cilandak Town Square, Cilandak, Jakarta Selatan.
Penjagaan ketat polisi pun terlihat di lokasi.
Jumpa pers itu sendiri berlangsung sangat singkat, hanya 10 menit. Pihak Big Daddy menghadirkan pengamat musik Bens Leo.
terlihat sekitar empat orang berpakaian polisi berjaga di tempat jumpa pers. Tak hanya itu, terlihat orang-orang berpakaian safari juga tampak berjaga.
Bens Leo menuturkan, pihak kepolisian yang berjaga dari Polsek Cilandak. "Terima kasih untuk pihak dari Polsek cilandak yang telah mengamankan jalannya konferensi pers di sini, memang ini karena mendadak," katanya.
Mendadak, karena sebelumnya Big Daddy menjadwalkan jumpa pers pukul 15.00. Tapi, kemudian diajukan menjadi pukul 10.30. Ada apa?
Jumpa pers itu sendiri berlangsung sangat singkat, hanya 10 menit. Pihak Big Daddy menghadirkan pengamat musik Bens Leo.
terlihat sekitar empat orang berpakaian polisi berjaga di tempat jumpa pers. Tak hanya itu, terlihat orang-orang berpakaian safari juga tampak berjaga.
Bens Leo menuturkan, pihak kepolisian yang berjaga dari Polsek Cilandak. "Terima kasih untuk pihak dari Polsek cilandak yang telah mengamankan jalannya konferensi pers di sini, memang ini karena mendadak," katanya.
Mendadak, karena sebelumnya Big Daddy menjadwalkan jumpa pers pukul 15.00. Tapi, kemudian diajukan menjadi pukul 10.30. Ada apa?
Lady Gaga Belum Batalkan Konser di Jakarta!
Beredar kabar manajer Lady Gaga sepakat untuk membatalkan konser di
Jakarta yang akan berlangsung 3 Juni mendatang. Kenyataannya hingga kini
pihak Lady Gaga belum membatalkan konser tersebut.
Kabar tersebut berhembus setelah salah satu tim manajer Lady Gaga, Troy Carter menghadiri acara Music Matters 2012 di Singapura. Troy hadir sebagai pembicara tentang pop culture dalam industri musik.
Dalam dialognya, Troy ditanyai seputar konser Lady Gaga yang mengundang kontroversi di Indonesia. Namun Troy tidak pernah dengan tegas mengatakan konser batal. Ia hanya menyebut jika tak ada izin maka tak ada konser.
Hal itu juga dijelaskan Arief Ramadhoni selaku humas promotor Big Daddy Live! dalam jumpa pers di Eclectic Cafe, Cilandak Town Square, Jakarta Selatan, Jumat (25/5/2012). Ia membenarkan Troy menghadiri acara tersebut.
"Ia hanya memberikan gambaran bahwa kreatifitas bermusik tidak bisa dibatasi. Kalau cancel atau tidak itu tidak ada. Tidak ada pernyataan seperti itu dari manajemen Lady Gaga," ujar Arief.
Hingga kini promotor masih mengusahakan terselenggaranya konser tersebut.
Kabar tersebut berhembus setelah salah satu tim manajer Lady Gaga, Troy Carter menghadiri acara Music Matters 2012 di Singapura. Troy hadir sebagai pembicara tentang pop culture dalam industri musik.
Dalam dialognya, Troy ditanyai seputar konser Lady Gaga yang mengundang kontroversi di Indonesia. Namun Troy tidak pernah dengan tegas mengatakan konser batal. Ia hanya menyebut jika tak ada izin maka tak ada konser.
Hal itu juga dijelaskan Arief Ramadhoni selaku humas promotor Big Daddy Live! dalam jumpa pers di Eclectic Cafe, Cilandak Town Square, Jakarta Selatan, Jumat (25/5/2012). Ia membenarkan Troy menghadiri acara tersebut.
"Ia hanya memberikan gambaran bahwa kreatifitas bermusik tidak bisa dibatasi. Kalau cancel atau tidak itu tidak ada. Tidak ada pernyataan seperti itu dari manajemen Lady Gaga," ujar Arief.
Hingga kini promotor masih mengusahakan terselenggaranya konser tersebut.
Video terkait tentang konser Lady GaGa
Mulan Jameela Masih Berharap Konser Lady Gaga
Hingga hari ini belum bisa dipastikan, jadi tidaknya Lady Gaga menggelar
konser tanggal 3 Juni 2012 mendatang di Gelora Bung Karno Jakarta. Namun
sebagai warga negara Indonesia, Mulan Jameela mengaku bangga, jika penyanyi
eksentrik tersebut jadi menggelar konser yang bertajuk The Born This Way Ball
Tour tersebut.
Lady Gaga Batal Konser, Tyas Mirasih Emosi?
Sejak mendengar Lady Gaga akan menggelar konser beberapa bulan lalu, Tyas
Mirasih langsung memburu tiket bintang pelantun lagu Poker Face
tersebut. Sayang impiannya menyaksikan langsung aksi fenomenal Lady Gaga buyar,
seiring dengan semakin nyatanya bahwa konser Lady Gaga batal digelar.
Jupe Kecewa
Konser Lady Gaga Terancam Gagal
Geisha Kecewa Lady GaGa Batal Konser?
Olga Kecewa Lady Gaga Batal Konser
Konser Lady Gaga batal, Inul kecewa
Ahmad Dhani: Penolak Lady GaGa Iri Jumlah Followers
Musisi yang tengah bersiap menggelar konser Mahakarya Ahmad Dhani & Dewa 19 ini, seraya bercanda mengungkapkan melalui Twitter bahwa pihak-pihak yang menolak konser tersebut sebenarnya iri dengan kehebatan GaGa. Dhani lantas mengaitkannya dengan jumlah follower GaGa yang mencapai 24 juta.
"Beberapa orang yg menganggap dirinya penting ,menolak @ladygaga krn iri folower nya tdk mungkin bisa mencapai folower @ladygaga 24jt," tulis Dhani di akun Twitternya, @AHMADDHANIPRAST.
Akun Twitter Lady GaGa memang terus memecahkan rekor dengan jumlah follower terbanyak di dunia. Pesaing terdekat Lady GaGa adalah penyanyi muda yang juga asal Amerika Serikat, Justin Bieber, dengan 22 juta lebih follower.
Konser GaGa sendiri rencananya baru digelar pada 3 Juni mendatang di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Namun alotnya proses perizinan akibat penolakan dari beberapa pihak membuat konser ini terancam batal.
Gaga Facts
FOR YOU IGNORANT PEOPLE HERE'S THE TRUTH ABOUT GAGA! YOU'RE AFRAID YOU DON'T HAVE A GOOD MORAL LIKE HER? OH WELL
Minggu, 20 Mei 2012
10 Hal Kontroversi Lady Gaga
Konser Lady Gaga terancam gagal. Polisi enggan mengeluarkan izin konser yang sedianya berlangsung 3 Juni 2012 di Gelora Bung Karno, Jakarta, buat penyanyi nyentrik asal Amerika itu. (Baca: Gagalnya Konser Lady Gaga dan Giliran Wagub Dede Yusuf Tolak Lady Gaga) Ini bukan pertama penyanyi Amerika yang bernama asli Stefani Joanne Angelina Germanotta diperbincangkan karena kontroversi-kontroversinya. Di negara asalnya pun, ia kerap jadi bahan perdebatan. (Baca: Lady Gaga, dari Bar Malam ke Grammy Award)
Setidaknya, ada 10 hal kontroversi mengenai Gaga:
1. Gaun yang terbuat dari daging
Apa definisi seni? Apakah seni itu pernyataan melawan penindasan? Atau justru sebaliknya, terlihat menjijikkan? Inilah perdebatan ketika publik melihat penampilan Lady Gaga yang mengenakan pakaian yang terbuat dari daging hewan mati rancangan Franc Fernandez ketika ia menghadiri MTV Video Music Awards.
2. Born This Way
"Ciptaan" Gaga ini dianggap sudah mencapai level keanehan yang ekstrim. Pada sampul album Born This Way, Gaga terlihat seperti manusia siluman. Bagian kepalanya ada di bagian atas stang sepeda motor dengan ekspresi wajah menggeram dan rambut awut-awutan, bahunya menjelma jadi setang sepeda motor dengan kedua tangan menjadi "besi" yang tersambung pada roda motor bagian depan. Badannya tak lagi terlihat seperti manusia, tetapi menjadi sadel sepeda motor.
3. Burlesque
Tahun 2010, Gaga diwawancara kritikus rock The Telegraph Neil McCormick. Perempuan kelahiran 28 Maret 1986 ini bercerita, sebelum dia terkenal seperti sekarang, sumber pendapatan utamanya adalah dengan menjadi penari Burlesque. "Saya di atas panggung hanya mengenakan thong (celana dalam minim yang tidak menutupi bagian bokong) yang talinya menggantung di bokong saya, lampu sorot yang menyinari rambut, menari go-go untuk Black Sabbath, dan menyanyikan lagu-lagu tentang seks oral," kata Gaga. Dan lagu-lagu semacam ini pun tampak dalam lagu-lagu Gaga sekarang, minus tentang Black Sabbath.
4. Video mesum
Gaga mendapat kecaman terbuka karena video-video klipnya. Dalam video-videonya, ia kerap tampil separuh hingga sepenuhnya telanjang. Gaga menyajikan seks masokis seperti dalam Telephone serta mencampurkan adegan seks dan religi dalam Alejandro.
5. Gugatan dari mantan pacar
Gugatan itu datang dari Rob Fusari, mantan pacarnya pada 2010. Fusari tak sekadar mantan pacar, tapi pria ini adalah rekan bisnis dan produsernya. Fusari adalah orang yang memberi nama Lady Gaga, sekaligus membentuk gaya Gaga hingga terkenal. Ia menuntut Gaga senilai US$ 30,5 juta. Walau akhirnya mereka memutuskan menyelesaikan kasus di luar pengadilan. Hmm.
6. Es krim rasa air susu ibu
Covent Garden ice cream parlour The Icecreamists. Perusahaan ini pernah meluncurkan rasa baru pada produk es krimnya yang dinamai "Baby Gaga". Apa kandungan es krim ini? Campuran kacang poling dengan vanila, lemon, dan... hmm, air susu ibu. Ternyata, Gaga tak menyukainya dan mengancam mengambil tindakan hukum.
7. Terbiasa mengenakan baju aneh
Jauh sebelum mengenakan gaun yang terbuat dari daging hewan mati, ternyata karier Gaga telah diwarnai serangkaian pakaian yang nyeleneh. Misalnya baju Red Riding Hood alias seperti dalam cerita dongeng "Si Tudung Merah", baju seperti surai singa dan sangkar burung, serta pakaian ala mandi busa.
8. Biseksual
Perempuan ini pernah mengaku menyukai sesama jenis, sekaligus menyukai lawan jenis. Pandangannya mengenai biseksual juga terlihat dalam lagu hit Poker Face.
9. Lady Gaga and The Sociology of Fame
Gaga menjadi perdebatan dalam hal budaya populer karena penampilan, musik pop, dan gaya busananya. Professor Mathieu Deflem dari University of South Carolina pun menjadikannya sebagai penelitan dan membuat kajian akademis berjudul Lady Gaga and the Sociology of Fame.
10. Judas Song
Tak puas dengan kehebohan lagu dan video klip Alejandro yang dianggap menghujat religi, Gaga meluncurkan lagu Judas Song. Lewat liriknya, Gaga menyatakan cintanya kepada Yudas, rasul yang mengkhianati Yesus atau Isa Almasih. Lagu ini bocor kepada publik beberapa hari menjelang Paskah. Banyak pihak menganggap ini disengaja dan bagian dari promosi.
Konser Lady Gaga juga Ditolak diberbagai Negara
Bukan Cuma Indonesia
Rangkaian tur The Born This Way Ball Lady Gaga ternyata juga ditolak di Korea Selatan dan Filipina. Alasan penolakan senada: penampilan terlalu vulgar, lagu-lagu provokatif, dan dianggap mengkampanyekan gaya hidup homoseksual. Namun, di Filipina, kelompok agama tidak menolak dengan ancaman. Mereka memilih berdoa.
Korea SelatanTanggal: 27 April
Tempat: Olympic Stadium, Seoul
Tiket terjual: 44.500 lembar.
Konser Lady Gaga di Korea Selatan ditolak kelompok Kristen karena dianggap menyebarkan pornografi dan homoseksualitas.
Konser akhirnya tetap digelar dengan batasan usia penonton dinaikkan dari sebelumnya 12 tahun menjadi 18 tahun.
CinaTanggal: 2 -7 Mei
Tempat: Asia World Arena, Hong Kong
Harga tiket: Rp 570 ribu-Rp 1,878 juta
Tiket terjual: 64 ribu lembar
JepangTanggal: 10 -13 Mei
Tempat: Saitama Super Arena, Tokyo
Tiket terjual: 27 ribu lembar (hari I)
TaiwanTanggal: 17 -18 Mei
Tempat: Nangan World Trade Centre
Harga tiket: Rp 562 ribu-Rp 3,998 juta
FilipinaTanggal: 21 -22 Mei
Tempat: Mall of Asia Arena, Manila
Harga tiket: Rp 456 ribu-Rp 3,4 juta
Konser Lady Gaga di Filipina ditolak oleh kelompok "Biblemode Youth" karena Lady Gaga dinilai provokatif dan anti-Kristus lewat lagu Judas. Kampanye menentang kedatangan Lady Gaga dilakukan dengan doa bersama mulai Sabtu sampai kedatangannya di Manila.
ThailandTanggal: 25 Mei
Tempat: Rajamangala National Stadium, Bangkok
Harga tiket: Rp 1,043-2,936 juta
SingapuraTanggal: 28 -31 Mei (pentas empat kali)
Tempat: Singapura Indoor Stadium
Harga tiket: Rp 787 ribu-Rp 2,099 juta
IndonesiaTanggal: 3 Juni
Tempat: Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta
Harga tiket: Rp 465 ribu-Rp 2,25 Juta
Tiket terjual: 55 ribu lembar
Rangkaian tur The Born This Way Ball Lady Gaga ternyata juga ditolak di Korea Selatan dan Filipina. Alasan penolakan senada: penampilan terlalu vulgar, lagu-lagu provokatif, dan dianggap mengkampanyekan gaya hidup homoseksual. Namun, di Filipina, kelompok agama tidak menolak dengan ancaman. Mereka memilih berdoa.
Korea SelatanTanggal: 27 April
Tempat: Olympic Stadium, Seoul
Tiket terjual: 44.500 lembar.
Konser Lady Gaga di Korea Selatan ditolak kelompok Kristen karena dianggap menyebarkan pornografi dan homoseksualitas.
Konser akhirnya tetap digelar dengan batasan usia penonton dinaikkan dari sebelumnya 12 tahun menjadi 18 tahun.
CinaTanggal: 2 -7 Mei
Tempat: Asia World Arena, Hong Kong
Harga tiket: Rp 570 ribu-Rp 1,878 juta
Tiket terjual: 64 ribu lembar
JepangTanggal: 10 -13 Mei
Tempat: Saitama Super Arena, Tokyo
Tiket terjual: 27 ribu lembar (hari I)
TaiwanTanggal: 17 -18 Mei
Tempat: Nangan World Trade Centre
Harga tiket: Rp 562 ribu-Rp 3,998 juta
FilipinaTanggal: 21 -22 Mei
Tempat: Mall of Asia Arena, Manila
Harga tiket: Rp 456 ribu-Rp 3,4 juta
Konser Lady Gaga di Filipina ditolak oleh kelompok "Biblemode Youth" karena Lady Gaga dinilai provokatif dan anti-Kristus lewat lagu Judas. Kampanye menentang kedatangan Lady Gaga dilakukan dengan doa bersama mulai Sabtu sampai kedatangannya di Manila.
ThailandTanggal: 25 Mei
Tempat: Rajamangala National Stadium, Bangkok
Harga tiket: Rp 1,043-2,936 juta
SingapuraTanggal: 28 -31 Mei (pentas empat kali)
Tempat: Singapura Indoor Stadium
Harga tiket: Rp 787 ribu-Rp 2,099 juta
IndonesiaTanggal: 3 Juni
Tempat: Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta
Harga tiket: Rp 465 ribu-Rp 2,25 Juta
Tiket terjual: 55 ribu lembar
Politikus Senayan Bela Lady Gaga
Larangan mendadak terhadap rencana konser Lady Gaga di Jakarta menuai kecaman dari sebagian kalangan di DPR. Kepolisian Republik Indonesia dinilai tidak percaya diri sehingga menuruti desakan sejumlah ormas yang tidak menginginkan penyanyi pop Amerika Serikat eksentrik tersebut singgah di Indonesia dalam lawatan tur dunianya.
"Dari segi semangat kebangsaan, insiden larangan ini menunjukkan negara telah gagal menjaga semangat pluralisme," kata Wakil Ketua Komisi Keamanan DPR Tubagus Hasanuddin kemarin. Kepolisian semestinya memberi penilaian obyektif atas rencana pergelaran konser Lady Gaga di Gelora Bung Karno, Senayan, pada 3 Juni itu. Dia berharap Polri profesional dan terbebas dari tekanan kelompok mana pun.
Anggota Komisi Kebudayaan DPR, Popong Otje Djundjunan, juga mengatakan pelarangan konser Lady Gaga berlebihan. "Seharusnya masih bisa dibicarakan," kata dia.
Kecaman disampaikan pula oleh Ketua Komisi Hukum Benny Kabur Harman, yang berencana memanggil Kapolri Jenderal Timur Pradopo ke DPR. "Ada kesan kuat di mata masyarakat bahwa institusi kepolisian tidak mampu menjaga keamanan negara," ujar politikus Partai Demokrat ini.
Sekretaris Fraksi Partai Demokrat Saan Mustofa berharap ada landasan hukum yang lebih kuat di balik pelarangan penyanyi dan penulis lagu berusia 26 tahun bernama lengkap Stefani Joanne Angelina Germanotta itu. Terlebih, 55 ribu lembar tiket untuk konser bertajuk “The Born This Way Ball” itu sudah ludes terjual. "Makanya, kepolisian harus membeberkan satu per satu alasannya."
Juru bicara Mabes Polri, Inspektur Jenderal Saud Usman Nasution, mengakui memperhatikan adanya unjuk rasa sejumlah elemen masyarakat yang menolak konser Lady Gaga. Ancaman Front Pembela Islam yang bakal menggeruduk ke Bandar Udara Soekarno-Hatta saat Lady Gaga datang juga menjadi satu di antara dasar keputusan yang diambil.
Tapi Saud membantah tudingan bahwa Polri tunduk kepada ormas tertentu. "Kami tidak takut kepada kelompok-kelompok tersebut. Keputusan ini lebih sebagai tindakan preventif," kata Saud.
Politikus: Pelarangan Konser Lady Gaga Berlebihan
Politikus Partai Demokrat, Didi Irawadi Syamsuddin, menganggap pelarangan konser penyanyi asal Amerika Serikat Lady Gaga terlalu berlebihan. Pasalnya, berkesenian itu adalah bagian dari kreativitas. Sedangkan kreativitas tidak bisa dilarang.
Ia menyayangkan pelarangan ini justru dilakukan pihak kepolisian. Kepolisian, kata Didi, tidak memiliki tugas untuk melarang kreativitas. “Tugas polisi justru menertibkan pihak yang karena berbeda pandangan memaksakan kehendak dengan kekerasan,” katanya melalui keterangan tertulisnya yang diterima Tempo pada Jumat, 18 Mei 2012.
Menurut anggota Komisi Hukum, HAM, dan Keamanan Dewan Perwakilan Rakyat ini larangan yang dilakukan kepolisian itu membuat kesan mereka tidak tegas dan takut pada kelompok-kelompok itu. “Alhasil keamanan dan ketenteraman seolah telah menjadi barang mahal dan mewah di negeri ini,” katanya.
Sebelumnya konser Lady Gaga bertajuk Born This Way Ball yang akan digelar pada 3 Juni mendatang mendapat kecaman dari berbagai pihak. Bahkan Markas Besar Kepolisian RI pun tidak memberikan izin acara ini dengan alasan preventif. Namun kepastian jadi-tidaknya konser penyanyi nyentrik ini masih simpang siur.
Juru bicara Markas Besar Kepolisian RI, Inspektur Jenderal Saud Usman Nasution, membantah tudingan bahwa Polri tunduk pada ormas tertentu. “Kami tidak takut kepada kelompok-kelompok tersebut,” katanya.
Lady Gaga Nomor 1 di Media Sosial Versi Forbes
Seperti tahun lalu, penyanyi Amerika Serikat Lady Gaga ternyata tetap menduduki peringkat pertama pada kategori media sosial versi Forbes yang dirilis pada 16 Mei 2012. Prestasi ini tidak mengherankan karena ia memang paling populer di dunia maya.
Pada 2011, ia memiliki 32 juta penggemar di Facebook dan 10 juta pengikut di jejaring sosial Twitter. Jumlah itu terus bertambah pada tahun ini. Sekarang, artis nyentrik itu memiliki 50 juta penggemar di Facebook dan 24 juta pengikut di jejaring sosial Twitter.
Pada kategori ini, ia berhasil mengungguli artis lain seperti penyanyi pop Rihanna di urutan kedua. Justin Bieber dan penyanyi Katy Perry. Bahkan pemain sepak bola Cristiano Ronaldo pun hanya menduduki peringkat kelima.
Selain menduduki peringkat pertama pada kategori media sosial, ia juga terdepan pada kategori pemberitaan media. Ia mengungguli petenis Swiss Roger Federer yang berada di urutan kedua. petenis Spanyol Rafael Nadal, atlet golf Tiger Woods, dan penyanyi Adele masing-masing menduduki peringkat tiga, empat, dan lima.
Walaupun menjadi terdepan pada dua kategori itu, artis yang dijuluki "Mother Monster" ini hanya menduduki peringkat kelima sebagai selebriti paling berpengaruh dunia versi Forbes tahun ini. Artis Jennifer Lopez berhasil merebut gelar yang pernah diraihnya pada tahun 2011 itu. Mereka memang memiliki pendapatan yang sama, yaitu US$ 52 juta (Rp 480 miliar). Namun karier J.Lo memang terus meningkat sejak ia dipercaya menjadi juri tetap ajang pencarian bakat American Idol.
Sebaliknya, karier Lady Gaga justru menurun. Walaupun albumnya berjudul Born This Way telah menjadi hits dan telah terjual satu juta kopi pada seminggu pertama setelah peluncuran, jumlah pendapatan Gaga ternyata berkurang dari US$ 90 juta (Rp 831 miliar) pada 2011.
Puri Andriani: Penggemar Tak 'Nyembah' Lady Gaga
Personel Mahadewi, Puri Andriani atau Purie, menilai little monster, sebutan penggemar Lady Gaga, bukan orang bodoh. Beberapa kalangan khawatir bakal ada pergeseran moral bila konser Gaga di Jakarta, 3 Juni 2012, kelak tetap digelar.
"Sebetulnya penggemar Lady Gaga juga kan kaum intelektual," katanya saat ditemui di acara musik Dahsyat, Studio RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta, Jumat, 18 Mei 2012. "Bukan cuma fans yang dengar di radio atau televisi saja."
Selain karena busana atau gaya panggung yang dinilai erotis, pelantun Born This Way itu dianggap beberapa kalangan merupakan penganut Luficer atau iblis. Namun, apa tanggapan Purie?
"Kalaupun ada dampak negatif dari konser tersebut, aku yakin penonton akan pintar menyaring, kok. Enggak semudah itu," ujarnya.
Purie menilai tak masuk akal dan berlebihan terhadap anggapan penonton aksi Gaga selama dua jam di atas panggung langsung bisa terpengaruh dampak-dampak negatif. "Seberapa besar sih pengaruhnya? Sebagai musikus, kami kan menikmati musiknya," katanya. "Kami juga nonton, enggak lihat dia (Gaga) nyembah-nyembah gimana gitu. Kami mau lihat penampilan dan musiknya saja."
Pengamat Optimistis Konser Lady Gaga Tetap Jalan
Pengamat musik Denny Sakrie optimistis konser kontroversial penyanyi asal Amerika Serikat Lady Gaga akan tetap berlangsung di Jakarta. Karena peluang terjadinya acara itu masih besar.
“Sebenarnya enggak perlu dikhawatirkan karena peluang mereka masih besar (untuk mengadakan konser),” katanya saat dihubungi pada Jumat, 18 Mei 2012.
Menurut Denny, jadwal konser yang masih tergolong cukup lama, yaitu dua minggu lagi dapat menjadi waktu runding antara pihak pro dan kontra acara ini. Dengan cara berunding tentang syarat-syarat penampilan pelantun Just Dance itu, masalah dapat segera selesai.
Denny mencontohkan Korea Selatan yang sempat menolak konser pelantun lagu Poker Face ini. Namun acara tetap terlaksana dengan syarat penonton harus berusia 18 tahun ke atas. Lain halnya dengan Jepang. Negeri Sakura itu juga sempat menolak Gaga, tapi konser tetap berlangsung dengan syarat pakaian pemilik nama lengkap Stefani Joanne Angelina Germanotta disesuaikan dengan adat dan budaya daerah itu.
Denny mengatakan kontroversi kedatangan Gaga dengan alasan penampilannya adalah masalah kecil. Sehingga tidak akan mempengaruhi bisnis musik Indonesia. Kontroversi ini tidak seperti masalah keamanan teroris seperti yang terjadi pada beberapa tahun lalu.
Antara 2002 hingga 2006, kata Denny, industri konser musik sempat mengalami vakum. Banyak artis dunia yang ragu mengadakan konser di Indonesia karena keamanan pada saat itu masih belum stabil akibat ledakan bom yang terjadi di beberapa daerah.
Sebelumnya, konser Lady Gaga bertajuk Born This Way Ball ini sempat mendapat kecaman dari berbagai pihak. Bahkan Mabes Polri pun tidak memberikan restunya untuk acara ini dengan alasan preventif. Namun kepastian jadi tidaknya konser penyanyi nyentrik ini masih simpang siur.
Lady Gaga Didemo Pemuda Kristen Filipina
Kelompok pemuda Kristen di Filipina, Youth Biblemode, memprotes konser Lady Gaga meski penyelenggara konser telah memberi jaminan penampilan penyanyi pop Amerika Serikat yang eksentrik itu tidak akan melanggar moral.
Sekitar 200 pemuda dari Youth Biblemode berunjuk rasa di Manila selama dua hari berturut-turut mulai Sabtu, 19 Mei 2012. Mereka membawa plakat mendesak Lady Gaga, "Hormati keimanan kami, hentikan hujatan itu."
Anggota Youth Biblemode Filipina berencana menjaga tempat konser Lady Gaga mulai hari Minggu besok. Padahal konser baru akan digelar Senin dan Selasa. Mereka merasa tersinggung dengan musik Lady Gaga, terutama lagu Judas. Menurut mereka, lagu itu mengolok-olok Yesus Kristus.
Unjuk rasa yang dilakukan pemuda Kristen Filipina berhenti sekitar satu kilometer dari tempat konser karena polisi menghentikan mereka.
"Dia menyatakan pandangan yang menyimpang terhadap Yesus Kristus dan bagi kami orang Kristen itu adalah ofensif," kata Ruben Abante, pemimpin protes. "Musiknya dan segala sesuatu tentang dia berbeda dari apa nilai-nilai kami."
Promotor konser Ovation Productions mengatakan mereka menghormati keyakinan dengan berjanji bahwa pertunjukan "tidak akan menimbulkan ancaman bagi rasa moralitas dan perilaku".
Pihak berwenang di negara yang mayoritas penganut Katolik Roma konservatif itu menyetujui konser Lady Gaga digelar Senin dan Selasa. Dengan catatan, penampilannya tidak cabul.
Tur Asia yang dilakukan Lady Gaga bertajuk The Born This Way Ball menuai banyak protes dan kecaman. Di Korea Selatan protes dilakukan oleh penggemarnya yang berusia di bawah 18 tahun. Mereka mengeluhkan soal lirik lagu dan kostum penyanyi pop asal Amerika Serikat itu. Sementara itu rencana konsernya di Indonesia juga terancam batal karena polisi tidak mengeluarkan izin konser.
Muhammadiyah: Lady GaGa Boleh Konser Asal Tidak Vulgar
Rencana konser Lady GaGa ramai menjadi diperbincangkan
di Tanah Air, menyusul sikap pro dan kontra, yang membuahkan keputusan
pihak kepolisian yang tidak mengeluarkan izin konser penyanyi asal
Amerika tersebut. Kedatangannya mendapat tentangan dari sejumlah ormas
Islam, yang menilai penampilan GaGa terlalu vulgar dalam setiap aksi
panggungnya.
Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menilai, Lady GaGa dapat saja tampil di
Indonesia, namun penampilan artis seksi itu harus disesuaikan dengan
budaya Indonesia. Pelantun lagu Just Dance harus menyesuaikan diri
dengan budaya bangsa Indonesia."Misalnya tampilan pakaian disesuaikan dengan Indonesia," kata Ketua Bidang Hukum dan HAM Muhammadiyah, Abdul Fatah Wibisono kepada merdeka.com, Sabtu (19/5/2012).
Menurutnya, Muhammadiyah sebagai ormas terbesar, selama ini menghargai proses berkesenian. Namun, kesenian itu harus sesuai dengan norma agama sehingga tidak berdampak negatif pada masyarakat.
"Kita lebih memilih melakukan modifikasi kesenian, salah satunya pertunjukan kesenian wayang tahun 2001, makanya para sindennya berjilbab. Maka hal-hal yang berdampak negatif itu dapat diatasi," kata dia.
Karena itu dia berharap para penyelenggara konser ke depannya lebih memperhatikan dan mempertimbangkan sisi budaya negeri ini. Selain itu pihak penyelenggara konser juga harus memperhatikan persoalan izin dengan pihak kepolisian, agar tidak menimbulkan kekecewaan dari masyarakat yang telah membeli tiket.
"Mengenai pelarangan sendiri, Muhammadiyah memperhatikan hukum Islam. Di mana salah satu syariah menyebutkan melakukan antisipasi terhadap kejadian yang kurang diinginkan. Sehingga dijadikan dasar sebagai pelarangan," kata dia.
Seperti diketahui, konser Lady GaGa yang akan digelar di Stadion Gelora Bung Karno pada 3 Juni mendatang tidak mendapatkan izin dari Polda Metro Jaya. Padahal, ribuan tiket konser bertajuk The Born This Way Ball ini sudah ludes terjual.
Vote for Gaga on Billboard Music Awards 2012
Top Billboard 200 Album: Meet the Billboard Music Awards Finalists
http://www.billboard.com/bbma/news/top-billboard-200-album-finalists-billboard-music-awardsVote for Gaga on Billboard Music Awards 2012
Top Artist: Meet the Billboard Music Awards Finalists
http://www.billboard.com/bbma/news/top-artist-finalists-billboard-music-awards
Vote for Gaga on Billboard Music Awards 2012
http://www.billboard.com/bbma/news/top-social-artist-finalists-billboard-music-awards
Minggu, 13 Mei 2012
Jadwal Tour The Born This Way Ball
|
DATE
|
COUNTRY, CITY
|
VENUE
|
|
APRIL 27
|
SEOUL,
SOUTH KOREA
|
OLMPIC
STADIUM
|
|
MAY 2
|
HONGKONG
|
ASIA
WORLD ARENA
|
|
MAY 3
|
HONGKONG
|
ASIA
WORLD ARENA
|
|
MAY 5
|
HONGKONG
|
ASIA
WORLD ARENA
|
|
MAY 7
|
HONGKONG
|
ASIA
WORLD ARENA
|
|
MAY 10
|
TOKYO,
JAPAN
|
SAITAMA
SUPER ARENA
|
|
MAY 12
|
TOKYO,
JAPAN
|
SAITAMA
SUPER ARENA
|
|
MAY 13
|
TOKYO,
JAPAN
|
SAITAMA
SUPER ARENA
|
|
MAY 17
|
TAIPEI,
TAIWAN
|
NANGAN
WORLD TRADE CENTER
|
|
MAY 18
|
TAIPEI,
TAIWAN
|
NANGAN
WORLD TRADE CENTER
|
|
MAY 21
|
MANILA,
PHI
|
MALL
OF ASIA ARENA
|
|
MAY 22
|
MANILA,
PHI
|
MALL
OF ASIA ARENA
|
|
MAY 25
|
BANGKOK,
THA
|
RAJAMANGALA
NATIONAL STADIUM
|
|
MAY 28
|
SINGAPORE
|
INDOOR
STADIUM
|
|
MAY 29
|
SINGAPORE
|
INDOOR
STADIUM
|
|
MAY 31
|
SINGAPORE
|
INDOOR
STADIUM
|
|
JUNE 3
|
JAKARTA,
IDN
|
GELORA
BUNG KARNO STADIUM
|
|
JUNE 7
|
AUCKLAND,
NZ
|
VECTOR
ARENA
|
|
JUNE 8
|
AUCKLAND,
NZ
|
VECTOR
ARENA
|
|
JUNE 10
|
AUCKLAND,
NZ
|
VECTOR
ARENA
|
|
JUNE 13
|
BRISBANE,
AUS
|
BRISBANE
ENTERTAINMENT CENTRE
|
|
JUNE 14
|
BRISBANE,
AUS
|
BRISBANE
ENTERTAINMENT CENTRE
|
|
JUNE 16
|
BRISBANE,
AUS
|
BRISBANE
ENTERTAINMENT CENTRE
|
|
JUNE 27
|
MELBOURNE,
AUS
|
ROD LAVER
ARENA
|
|
JUNE 38
|
MELBOURNE,
AUS
|
ROD
LAVER ARENA
|
|
JUNE 30
|
MELBOURNE,
AUS
|
ROD LAVER
ARENA
|
|
JULY 1
|
MELBOURNE,
AUS
|
ROD
LAVER ARENA
|
|
JULY 3
|
MELBOURNE,
AUS
|
ROD LAVER
ARENA
|
|
JULY 7
|
PERTH,
AUS
|
BURSWOOD
DOME
|
|
JULY 8
|
PERTH,
AUS
|
BURSWOOD
DOME
|
|
AUG 14
|
SOFIA,
BULGARIA
|
NATIONAL
STADIUM
|
|
AUG 16
|
BUCHAREST,
ROMANIA
|
ARENA
NATIONALA STADIUM
|
|
AUG 18
|
VIENNA,
AUSTRIA
|
STADTHALLE
|
|
AUG 21
|
VILNIUS,
LITHUANIA
|
VINGIS
PARK
|
|
AUG 23
|
RIGA,
LATVIA
|
RIGA
MEZAPARKS
|
|
AUG 25
|
TALLINN,
ESTONIA
|
TALLINN
SONG FESTIVAL GROUNDS
|
|
AUG 27
|
HEISINKI,
FINLAND
|
HARTWALL
AREENA
|
|
AUG 28
|
HEISINKI,
FINLAND
|
HARTWALL
AREENA
|
|
AUG 30
|
STOCKHOLM,
SWEDEN
|
ERICCSON
GLOBE
|
|
AUG 31
|
STOCKHOLM,
SWEDEN
|
ERICCSON
GLOBE
|
|
SEPT 2
|
COPENHAGEN,
DENMARK
|
PARKEN
STADIUM
|
|
SEPT 4
|
KOLN,
GERMANY
|
LANXESS
ARENA
|
|
SEPT 5
|
KOLN,
GERMANY
|
LANXESS
ARENA
|
|
SEPT 8
|
LONDON,
UK
|
TWICKENHAM
STADIUM
|
|
SEPT 9
|
LONDON,
UK
|
TWICKENHAM
STADIUM
|
|
SEPT 11
|
MANCHESTER,
UK
|
MANCHESTER
ARENA
|
|
SEPT 15
|
DUBLIN,
IRELAND
|
AVIVA
STADIUM
|
|
SEPT 17
|
AMSTERDAM,
NL
|
ZIGGO
DOME
|
|
SEPT 18
|
AMSTERDAM,
NL
|
ZIGGO
DOME
|
|
SEPT 20
|
BERLIN,
GERMANY
|
OZ WORLD
|
|
SEPT 22
|
PARIS,
FRANCE
|
STADE
DE FRANCE
|
|
SEPT 24
|
HANNOVER,
GERMANY
|
TUI
ARENA
|
|
SEPT 26
|
ZURICH,
SWITZERLAND
|
HALLEN
STADION ZURICH
|
|
SEPT 27
|
ZURICH,
SWITZERLAND
|
HALLEN
STADION ZURICH
|
|
SEPT 29
|
ANTWERP,
BELGIUM
|
SPORTPALEIS
|
|
SEPT 30
|
ANTWERP,
BELGIUM
|
SPORTPALEIS
|
|
OCT 2
|
MILAN,
ITALY
|
MEDIOLANUM
FORUM
|
|
OCT 4
|
NICE,
FRANCE
|
STADE
CHARLES-EHRMANN
|
|
OCT 6
|
BARCELONA,
SPAIN
|
PALAU
SANT JORDI
|
Langganan:
Postingan (Atom)









