Lady Gaga memang dikenal dengan pilihan gaya busana yang tak biasa.
Mulai yang memamerkan sebagian besar kulit tubuhnya sampai busana dari
bulu binatang. Gara-gara yang terakhir, dia mendapat kecaman dari
Organisasi Penyayang Binatang (PETA). Namun, bukan Lady Gaga namanya
kalau tidak menyerang balik para pengecamnya.
"Untuk para penggemar, saya ingin kalian tahu bahwa saya menaruh
perhatian dengan yang kalian rasakan. Saya akan selalu mendukung
filosofi hidup kalian. Tetapi, saya tidak akan mendukung kampanye yang
kasar, menyerang, dan kekanak-kanakan, apa pun tujuannya. Termasuk
kampanye perlindungan hak binatang," tulis perempuan yang bernama asli
Stefani Joanne Angelina Germanotta tersebut dalam blognya seperti
dilansir The Wrap.com kemarin.
Kritik tersebut disampaikan Gaga karena aktivis PETA kerap melemparkan
tepung kepada mereka yang dianggap melanggar hak binatang. Kim
Kardashian pernah menjadi salah satu korbannya. "Buat para aktivis,
simpan saja tepungnya untuk membuat roti dan berikan kepada anak-anak
kelaparan," sindirnya.
Tidak ada permintaan maaf sama sekali karena dia menggunakan busana yang
menggunakan bagian tubuh binatang. Sebagai catatan, Gaga pernah
mengenakan aksesori dari kulit buaya dan busana dari daging sapi
beberapa tahun lalu. Gaga menganggap hal tersebut bukanlah masalah
karena dilakukan atas nama seni.
Gaga dikecam karena tertangkap kamera mengenakan jaket bulu keluaran
Hermes saat berada di Sofia, Bulgaria. Aktivis PETA Dan Mathews pun
mengkritiknya melalui surat terbuka. "Apa yang terjadi? Apakah penata
gayamu mengatakan bahwa itu palsu? Atau kamu berubah jadi pengkhianat?"
Begitu sebagian isi surat tersebut. Dulu Gaga pernah mengaku antibulu
dalam wawancara dengan Ellen DeGeneres. Namun, kini kenyataan berbicara
sebaliknya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar